Selasa, 8 September 26 13:33 WITA

Pertamax dan Pertalite Hilang di Peredaran

Senin, 31 Agustus 2026

TANJUNG REDEB — Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertalite dan Pertamax hilang dari peredaran. Bahkan, di eceran pun nyaris tak terlihat.

Hal itu dikeluhkan Bambang, salah satu warga Sambaliung. Dia menyebut, sudah mencari disejumlah SPBU yang ada di perkotaan. Kendati begitu, tak menuai hasil.

“Sudah lelah antre, pas giliran kami, stok habis,” Ujarnya mengeluhkan kondisi BBM yang sulit didapatkan.

Dirinya mengaku, hilangnya kebutuhan sekunder tersebut, menjadi penghambat aktivitas.

“Jangankan Pertalite, Pertamax saja antre. Kemana semua sebenarnya stok yang disiapkan. Kok seperti hilang dari peredaran,” Tanyanya.

Menanggapi situasi tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, Slamet Riyadi menyatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU.

“Tadi pagi kami memantau langsung SPBU dan bertemu dengan orang Pertamina yang memang tugas di Berau,” Ujarnya.

Berdasarkan hasil peninjauan, ia bersikeras bahwa kuota untuk wilayah perkotaan sebetulnya telah dialokasikan sebanyak 32 kiloliter (KL) per hari untuk setiap SPBU.

“Karena itu yang disampaikan oleh orang Pertamina tadi pas di lokasi (SPBU-Red),” Katanya.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa ini berkaitan dengan keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM yang saat ini masih dalam perjalanan menuju Berau.

“Mungkin itu yang menyebabkan seperti jadi langka,” Ungkapnya.

Kendati demikian, Ia mengaku belum mengetahui secara pasti rincian penyebab keterlambatan pelayaran tersebut, meski faktor jarak pandang diduga menjadi kendala utama dalam perjalanan kapal bermuatan bahan bakar itu.

“Mungkin itu, karena memang kami tidak dapat informasi terkait alasan kapal terlambat sandar,” Tegasnya.

Lebih lanjut, masyarakat dianggap fenomena Panic Buying saja. Dirinya mengimbau, agar tidak panik dalam situasi saat ini.

“Jangan panik, stok BBM di Berau aman,” Tandasnya.

Penulis : Rian Abdillah

Share Link: