TANJUNG REDEB – Festival Budaya Neppa Pade yang digelar Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung ke-258 menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat. Pada kesempatan tersebut, Kampung Inaran mendeklarasikan diri sebagai kampung yang telah menerapkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Deklarasi tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Berau. Asisten III Sekretariat Kabupaten Berau, Maulidiyah, menilai keberhasilan Festival Neppa Pade sekaligus deklarasi STBM tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk PT Berau Coal.
“Kami mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Festival Neppa Pade dan deklarasi STBM di Kampung Inaran. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran PT Berau Coal yang selama ini memberikan pendampingan kepada masyarakat. Kami berharap pendampingan tersebut dapat terus berlanjut agar Kampung Inaran semakin berkembang,” ujar Maulidiyah.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menyebut Kampung Inaran menjadi kampung percontohan dalam penerapan STBM di Kabupaten Berau.
“Kampung Inaran merupakan pilot project STBM di Berau. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lain untuk mewujudkan sanitasi yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kampung Inaran, Amirullah, menjelaskan bahwa Neppa Pade merupakan pesta rakyat yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur setelah musim panen. Tradisi tersebut rutin digelar sejak 2014 sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus rasa syukur atas hasil panen yang diberikan Tuhan.
“Neppa Pade merupakan pesta rakyat yang kami laksanakan setiap selesai panen. Tradisi ini rutin digelar sejak 2014 sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas berkah yang diberikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal atas pendampingan dan pembinaan yang selama ini membuat Kampung Inaran terus berkembang,” ungkap Amirullah.
Di kesempatan yang sama, Community Relations Manager PT Berau Coal, Muhammad Sulaiman, mengatakan Kampung Inaran menjadi kampung pertama di Kabupaten Berau yang berhasil menuntaskan lima pilar STBM.
“Dukungan PT Berau Coal terhadap Festival Neppa Pade merupakan bagian dari komitmen kami dalam melestarikan budaya lokal. Selain itu, sejak 2015 kami juga mendampingi Kampung Inaran dalam program STBM hingga berhasil menuntaskan lima pilar sanitasi,” jelas Muhammad Sulaiman.
Ia menjelaskan, pendampingan yang diberikan PT Berau Coal meliputi penyediaan sekitar 80 unit jamban sehat, 60 unit tong sampah, pembangunan Water Treatment Plant (WTP) beserta sarana dan prasarananya, serta pembangunan 26 unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) rumah tangga.
Sebagai bentuk apresiasi atas peringatan HUT ke-258 Kampung Inaran sekaligus keberhasilan menjadi kampung pertama di Berau yang mendeklarasikan STBM, PT Berau Coal juga menyerahkan bantuan berupa 10 unit tenda UMKM untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat setempat. (Adv)
Penulis : Fery Setiawan









