TANJUNG REDEB— Pemerintah Kabupaten Berau mendapat dukungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan vokasi. Program ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, dan mendorong tumbuhnya wirausaha baru.
Dukungan tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menerima audiensi Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama jajaran perangkat daerah di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Pertemuan tersebut membahas potensi ekonomi daerah dan upaya meningkatkan keterampilan masyarakat agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Sri Juniarsih mengatakan, pemerintah daerah berupaya mempersiapkan masyarakat Berau agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Selain meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan, penguatan kompetensi juga diharapkan mendorong masyarakat mengembangkan usaha secara mandiri.
“Tadi kami membicarakan banyak hal, bagaimana mempersiapkan masyarakat Berau yang siap kerja,” kata Sri Juniarsih.
Menurutnya, Berau memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan untuk memperluas kesempatan kerja. Selain sektor pertambangan, pariwisata menjadi salah satu sektor potensial yang tersebar di sejumlah kecamatan dengan karakteristik dan daya tarik masing-masing.
Pengembangan potensi tersebut perlu diimbangi dengan ketersediaan tenaga kerja terampil. Karena itu, pelatihan vokasi dinilai penting untuk meningkatkan daya saing masyarakat sekaligus memperbesar peluang tenaga kerja lokal terserap di berbagai sektor usaha.
Sri Juniarsih mengapresiasi dukungan Kemenaker terhadap rencana pengembangan pelatihan vokasi di Berau. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok usia produktif yang membutuhkan keterampilan untuk memasuki pasar kerja.
“Alhamdulillah, kita mendapat dukungan dan ini kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Berau,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai potensi ekonomi Berau perlu dioptimalkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, tenaga kerja yang memiliki kompetensi memadai berpeluang lebih besar untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
“Saya mendengar banyak potensi dimiliki Berau dan tentu potensi ini harus bisa dioptimalkan dan menjadi kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Berau,” ujar Yassierli.
Ia menyatakan Kemenaker siap mendukung pengembangan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi yang relevan, berdaya saing, dan profesional.
“Kami siap mendukung Kabupaten Berau dalam pengembangan keterampilan praktis atau skill siap kerja. Tentu kita berharap Berau semakin maju dengan didukung tenaga kerja andal, kompetitif, dan profesional,” pungkasnya.
Penulis : Saleh










