TANJUNG REDEB – PT Berau Coal terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat di Kabupaten Berau. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, perusahaan pertambangan ini menggelar pelatihan 25 kompetensi dasar bagi para kader Posyandu di Teluk Bayur, sebagai langkah preventif menekan angka stunting di Bumi Batiwakkal.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yang mulai sejak 8 April kemarin hingga hari ini.
Community Base Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin baik dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat paling dasar.
“Posyandu memiliki peran besar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia. Itulah mengapa penguatan kompetensi para kadernya menjadi sangat penting,” ujar Reza.
Reza menambahkan, keterlibatan PT Berau Coal dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Meskipun penanganan stunting telah menjadi prioritas program pemerintah, pihaknya merasa perlu mengambil peran aktif untuk mempercepat penurunan angka kasus secara berkelanjutan.
“Kami tidak ingin tinggal diam. Secara proaktif dan preventif, kami berupaya terlibat langsung demi memastikan generasi masa depan di Berau tumbuh sehat dan bebas dari stunting,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai pelatihan ini sebagai bentuk dukungan nyata dari pihak swasta terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi bayi dan balita di wilayah Teluk Bayur.
Lamlay berharap program pelatihan ini dapat terus dikembangkan, baik dari segi materi maupun inovasi metode pembelajarannya.
“Tujuannya agar para kader merasa nyaman dan semakin bersemangat dalam menyerap ilmu yang diberikan, sehingga dapat diimplementasikan dengan maksimal di lapangan,” tutur Lamlay.
Ia juga berpesan kepada seluruh kader agar senantiasa menjaga semangat dalam mengawal tumbuh kembang anak-anak di wilayah mereka masing-masing.
Apresiasi senada juga datang dari Lurah Teluk Bayur, Reni Suriadi. Ia mengungkapkan bahwa pembekalan ini sangat bermanfaat bagi para kader untuk memperluas wawasan dan pengalaman mereka.
“Dukungan dari PT Berau Coal ini sangat berarti. Dengan wawasan yang lebih luas, kami berharap kader Posyandu di Teluk Bayur dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut diikuti oleh 60 orang kader Posyandu. Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Berau dalam pelaksanaan aksi Konvergensi percepatan penurunan kasus stunting menunjukan peningkatan.
Capaian tersebut dianggap wujud matangnya sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha.
Penulis : Fery Setiawan










