Kamis, 19 Februari 26 10:51 WITA

Berau Kebut Regenerasi Petani lewat 37 Unit Alsintan dan Bibit Padi

Rabu, 21 Mei 2025
Wabup Gamalis saat mengecek bantuan alsintan dari Kementerian.

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mulai tancap gas menghadapi masa depan pascatambang. Melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih padi, mereka berupaya membangkitkan kembali semangat bertani, khususnya di kalangan generasi muda.

Langkah ini menandai keseriusan Berau mempercepat regenerasi petani, sekaligus memperkuat fondasi baru ekonomi daerah. Ketergantungan pada sektor tambang dinilai tidak bisa terus-menerus dipertahankan. Berau harus menyiapkan alternatif yang lebih berkelanjutan.

“Beberapa tahun ke depan, pertambangan akan tergantikan karena habis masanya,” tegas Wakil Bupati Berau, Gamalis.

Penyaluran alsintan merupakan dukungan dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian, kepada lima Brigade Pangan di Berau. Total bantuan mencapai 37 unit, terdiri dari 10 traktor roda crawler, 17 traktor roda dua, dan 10 rice transplanter. Selain itu, juga diberikan benih padi sebanyak 400 kilogram kepada Kampung Tumbit Dayak dan Tabalar Muara.

Gamalis menyebutkan bahwa potensi pertanian Berau pernah menonjol, terutama pada komoditas jagung. Namun seiring waktu, gairah bertani menurun. Kini, momentum bantuan teknologi pertanian dijadikan titik balik untuk menghidupkan kembali sektor ini.

“Kita harus mulai fokus. Jangan tergoda tren pasar sesaat,” tegasnya lagi.

Ia mendorong petani untuk konsisten pada komoditas unggulan seperti padi. Menurutnya, hanya dengan fokus dan teknologi yang mendukung, sektor ini bisa menjadi penyangga ekonomi baru Berau.

“Saya yakin saat ini belum terlambat,” pungkas Gamalis. (*)

Share Link: