TALISAYAN – Masyarakat di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam Mess Karyawan CV. Cahaya Bintang/Lokpon, pada Rabu (7/1/2026) pagi. Korban diketahui berinisial T (52), seorang pria asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang bekerja sebagai sopir di perusahaan tersebut.
Kapolsek Talisayan, AKP Rakhmad Wiwit Dianto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Laporan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 09.30 WITA setelah karyawan perusahaan mendapati korban sudah tidak bernyawa di tempat tidurnya.
Piket Polsek Talisayan menerima laporan dari masyarakat mengenai penemuan mayat laki-laki di Mess CV. Cahaya Bintang sekitar pukul 09.30 WITA. Saat dilakukan pengecekan awal, tidak ditemukan adanya luka-luka pada tubuh jenazah. Dugaan sementara penyebab kematian masih menunggu hasil visum dari RSUD Pratama Talisayan. Saat ini jenazah sudah kami evakuasi dan pihak perusahaan sedang berkoordinasi untuk mengonfirmasi pihak keluarga korban di Gresik,” tegas Kapolsek Talisayan, AKP Rakhmad WD.
Kronologi bermula saat salah seorang saksi, Dedik Setiawan, hendak membangunkan korban sekitar pukul 09.10 WITA. Namun, saat disentuh, tubuh korban sudah dalam keadaan dingin dan tidak memberikan respons.
“Saksi merasa curiga karena korban tidak bergerak saat dipanggil. Setelah diperiksa bersama rekan kerja lainnya, diketahui korban sudah tidak bernapas dengan posisi tubuh tengkurap,” ungkap AKP Rakhmad WD.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Talisayan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek beserta Unit Reskrim dan Intelkam segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan identifikasi awal. Berdasarkan pemeriksaan fisik di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Kondisi jenazah saat ditemukan tidak menunjukkan adanya bekas luka-luka. Namun, untuk memastikan penyebab pasti kematiannya, kami telah mengevakuasi korban ke RSUD Pratama Talisayan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut atau Visum Et Repertum,” tandasnya.







