Kamis, 19 Februari 26 10:27 WITA

Mitigasi Banjir, PUPR Berau Siapkan Kajian Hidrologi DAS Segah dan Kelay

Rabu, 5 November 2025

TANJUNG REDEB – Bencana banjir tahunan yang kerap melanda Kabupaten Berau dan menyebabkan kerugian signifikan, terutama bagi sektor pertanian dengan banyaknya kasus gagal panen, kini menjadi fokus utama penanganan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Berau.

DPUPR tengah mengambil langkah strategis dengan menyusun kajian mendalam untuk meminimalisir dampak bencana alam tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air DPU-PR Berau, Hendra Pranata mengungkapkan, bahwa pihaknya sedang berupaya keras untuk memitigasi risiko banjir yang terjadi melalui dua tahapan utama kajian.

Fokus kajian akan diarahkan pada dua Daerah Aliran Sungai (DAS) utama yang menjadi sumber bencana, yaitu DAS Kelay dengan luasan sekitar 7.027 km persegi dan DAS Segah dengan luasan sekitar 6.892 km persegi.

Luasnya area yang terdampak menjadi alasan utama mengapa anggaran yang diusulkan untuk kajian ini diperkirakan cukup besar.

Tahapan kajian tersebut direncanakan sebagai berikut:

* Tahap Pertama (Tahun Ini): Berupa kajian-kajian yang bersifat global untuk memetakan secara menyeluruh kondisi hidrologi dan penyebab banjir.

* Tahap Kedua: Diharapkan segera tuntas sebelum fase bencana berikutnya tiba, untuk menghasilkan rekomendasi penanganan yang konkret.

Hendra Pranata menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dalam penanganan banjir agar hasilnya efektif dan efisien.

“Kami berupaya memitigasi risiko-risiko yang terjadi melalui dua tahapan kajian, yaitu hidrologi Sungai Segah dan Kelay. Ada berbagai macam hipotesa dan pendapat yang nanti akan secara ilmiah kita uji bersama, sehingganya penanganannya akan bisa efektif dan efisien,”kata Hendra.

Hendra menambahkan bahwa langkah-langkah pengusulan anggaran untuk kajian tersebut sudah dilakukan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun 2025. Penetapan anggaran yang besar ini diharapkan sebanding dengan kompleksitas dan luasnya daerah yang harus ditangani, mengingat total area DAS Kelay dan Segah yang sangat luas. (*)

Share Link: