TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau resmi membuka Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) tahun 2025. Sebanyak 358 peserta dari Golongan II dan III mengikuti pelatihan ini sebagai langkah awal membentuk aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten III Administrasi Umum yang mewakili Wakil Bupati Berau, Gamalis, pada Rabu (21/5/2025) di ruang RPJPD Bapelitbang. Pelatihan dilaksanakan melalui kerja sama antara Pemkab Berau dengan Pusat Belajar SKPP, LAN Samarinda, BKPSDM Kalimantan Timur, dan BKPSDM Kalimantan Utara.
Kepala Pengembangan Kompetensi ASN BKPSDM Berau, Reny Irawati Sanwani, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menghasilkan ASN yang sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Berau 2025–2029. Ia menyebut, pelatihan mencakup 647 jam atau setara dengan 74 hari kerja.
“Pelatihan dasar ini bertujuan membentuk CPNS yang profesional, berkarakter, dan berorientasi pada pelayanan. ASN yang dilahirkan diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tegas Reny.
Rangkaian pelatihan dibagi dalam tiga gelombang: BKPSDM Kaltara (19 Mei–20 Agustus), LAN Samarinda (20 Juni–12 November), dan BKPSDM Kaltim (Agustus–Desember). Metodenya mencakup pembelajaran mandiri daring, aktualisasi di tempat kerja, dan pembelajaran klasikal.
Dalam sambutan tertulis Wakil Bupati yang dibacakan oleh Maulidiyah, ditegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ia menyebut Latsar sebagai bagian penting dari strategi membangun birokrasi yang responsif dan selaras dengan delapan agenda prioritas nasional atau Asta Cita Presiden.
“Latsar ini adalah pondasi. Disinilah kita menanamkan nilai-nilai dasar ASN yang harus menjadi jiwa dalam setiap pelayanan publik,” ujar Maulidiyah.
Ia menambahkan, keberhasilan reformasi birokrasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Maka dari itu, kurikulum Latsar mengedepankan kompetensi teknis dan karakter yang dilandasi nilai-nilai BerAKHLAK—Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Para peserta akan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi yang mencakup wawasan kebangsaan, bela negara, etika publik, disiplin kerja, hingga nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar ideologis ASN.
“Setelah menyelesaikan pelatihan ini, kami berharap para CPNS akan tumbuh menjadi ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai pelayan publik,” ungkap Maulidiyah.
Latsar CPNS ini juga menjadi momen penting bagi Pemkab Berau dalam mendorong transformasi birokrasi daerah agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman. Komitmen untuk melahirkan ASN yang berintegritas dan inovatif menjadi bagian dari pembangunan birokrasi yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian menjadi landasan kuat bagi peserta Latsar dalam menjawab tantangan zaman dan menjalankan amanah negara dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.











